Aplikasi pelaporan keuangan SPPG membantu tim mencatat penerimaan dan pengeluaran secara akurat dan real time. Selain itu aplikasi mempercepat penyusunan laporan harian dua mingguan dan bulanan sehingga proses pengajuan dana dan pertanggungjawaban berjalan lebih efisien. Oleh karena itu setiap dokumen sumber harus terverifikasi sebelum dicatat.
“Pengajuan proposal harus sesuai dengan ketentuan sebagai berikut 1 Jumlah penerima manfaat sesuai dengan nyata di lapangan”
“Pencairan dana ke rekening Penerima Bantuan paling lambat 2 dua hari kerja setelah SP2D diterbitkan oleh KPPN”
Sumber MP 2 Sistem dan Tata Cara Pencatatan Transaksi dan Pelaporan Keuangan SPPG
Tujuan dan manfaat aplikasi
Aplikasi ini memastikan transparansi dan akuntabilitas. Selain itu aplikasi mengurangi kesalahan manual dan mempercepat proses auto top up. Dengan demikian pengelola dapat fokus pada kualitas layanan program makan bergizi.
Fungsi inti aplikasi
Pertama aplikasi mencatat transaksi secara real time sehingga saldo BKU selalu up to date. Selanjutnya aplikasi menyediakan modul buku pembantu untuk bahan pangan dana operasional insentif bank dan petty cash. Selain itu aplikasi menghasilkan laporan harian rekapitulasi porsi MBG laporan dua mingguan dan laporan bulanan lengkap dengan lampiran bukti bukti.
Alur kerja dan peran pengguna
Maker perwakilan yayasan membuat transaksi di sistem cash management. Kemudian approver kepala SPPG menyetujui transaksi menggunakan soft token. Selanjutnya PPK memasukkan data ke SAKTI sebagai dasar pencairan. Himbara memfasilitasi pembuatan Virtual Account dan memberikan pendampingan teknis. Dengan pembagian tugas yang jelas proses menjadi lebih cepat dan lebih aman.
Integrasi Virtual Account dan pencairan dana
Aplikasi terhubung ke Virtual Account sehingga pencairan tercatat otomatis. Selain itu alur pencairan mengikuti prosedur SPP SPM SP2D sehingga dana masuk ke rekening SPPG dalam waktu dua hari kerja setelah SP2D. Oleh karena itu data transaksi dan bukti pembayaran harus lengkap agar proses tidak tertunda.
Format laporan dan lampiran wajib
Aplikasi menyiapkan format standar untuk rekapitulasi porsi MBG rincian bahan baku dan rincian biaya operasional. Selain itu setiap laporan harus dilengkapi surat pernyataan tanggung jawab daftar nominatif insentif relawan dan berita acara pengalihan sisa dana. Dengan format standar tim pelaporan dapat menyusun laporan dua mingguan dan bulanan tanpa kebingungan.
Validasi data dan kontrol internal
Sebelum pengajuan aplikasi memeriksa data penerima manfaat hasil verifikasi Dapodik dan EMIS serta data non siswa dari Kemdukbangga atau BKKBN. Selanjutnya aplikasi mendukung survei harga lokal minimal tiga penyedia untuk menetapkan harga at cost. Dengan validasi berlapis tim meminimalkan risiko kesalahan dan penyalahgunaan dana.
Rekomendasi implementasi praktis
Susun RAB dua mingguan dan unggah ke aplikasi untuk memudahkan auto top up. Selain itu terapkan pemisahan tugas antara maker dan approver untuk mencegah konflik kepentingan. Catat transaksi secara real time dan unggah bukti bukti setiap hari agar laporan siap kapan saja. Terakhir lakukan audit berkala dan perbarui runbook operasional sesuai temuan audit.
Keamanan data dan akses
Batasi hak akses berdasarkan peran sehingga data sensitif hanya dapat diakses oleh pihak berwenang. Selain itu aktifkan log aktivitas untuk melacak perubahan dan memudahkan investigasi bila diperlukan. Dengan langkah langkah ini integritas data dan kepercayaan pemangku kepentingan meningkat.
Penutup dan pelatihan
Aplikasi pelaporan keuangan SPPG meningkatkan efisiensi transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana program makan bergizi. Oleh karena itu kami mengundang pengelola SPPG untuk mengikuti pelatihan praktik penggunaan aplikasi pencatatan BKU dan pengelolaan Virtual Account di Kampus Polindo Madiun. Sesi mencakup simulasi pencatatan pembuatan rekapitulasi dan latihan penyusunan laporan dua mingguan dan bulanan.
Lokasi pelatihan
Kampus Polindo Madiun
Jl. Setia Budi No. 60, Mojorejo, Kec. Taman, Kota Madiun, Jawa Timur 63139.




